Cek Ongkir & Nomor Resi

CEK NOMOR RESI


Nomor Resi JNE, TIKI, J&T, Wahana, SICEPAT

Nomor Resi CENTRAL CARGO




CEK BIAYA KIRIM


Cek Biaya Kirim JNE, TIKI, J&T,Wahana, SICEPAT

Cek Biaya Kirim CENTRAL CARGO

 

Note :

Perhitungan menggunakan ukuran Volume ( Berat Volum Metric)





Berat Volume ( Berat Volumetrik)

Berat volume adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan ukuran volume barang yang akan dikirim. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).

Rumus yang digunakan pengiriman via darat :
o Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 4000.
o Sebagai contoh, barang dengan panjang 80 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm, maka
   memiliki berat volumetrik : 80 Cm X 50 Cm X 40 Cm / 4000 = 40 Kg.

Rumus yang digunakan pengiriman via udara :

o Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 6000.
o Sebagai contoh, barang dengan panjang 80 cm, lebar 50 cm dan tinggi 40 cm, maka
   memiliki berat volumetrik : 80 Cm X 50 Cm X 40 Cm / 6000 = 26 Kg.

Note :
* Jika berat lebih besar dari Volume Meteric akan menggunakan hitungan berat
* Jika berat lebih kecil dari Volume Meteric akan menggunakan hitunganVolume 
   Meteric

 Sumber : Sentral Cargo.co.id

 

Metode Perhitungan Berat Lainnya Yang Dikenal Luas Dalam Jasa Pengiriman Barang :

Berat Sesungguhnya (Berat Aktual)

Berat sesungguhnya adalah berat yang diperoleh dari hasil penimbangan. Lazimnya di Indonesia menggunakan satuan kilogram (kg).
Saat melakukan penimbangan barang, biasanya berat barang sering tidak tepat menunjukkan bilangan bulat. Contohnya 4,3 Kg, atau 12,7 Kg. Apabila hal ini terjadi, biasanya pihak ekspedisi membulatkan berat barang ke atas. Misalkan 4,3 kg dibulatkan menjadi 5 kg.

Rumus Perhitungan Pengiriman Domestik & Internasional Via Laut

o Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 1.000.000 = M3 (kubikasi)
o Rumus ini sudah dipakai dan diterima secara luas di dunia
o Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 1000X 1000 X 1000/ 1.000.000 = 1 M3 atau 1 Kubik

Rumus Pengiriman Barang Via Jasa Internasional DHL, Fedex, TNT, UPS :

o Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 5.000
o Rumusi ini berbeda dengan yang dipakai oleh ASPERINDO

Biaya yang dikenakan oleh pihak ekspedisi akan dilihat dengan membandingkan antara perhitungan berat sesungguhnya dengan perhitungan berat volume. Jika perhitungan berat sesungguhnya lebih besar daripada berat volume maka nilai ukuran yang diambil untuk dasar tarif pengiriman adalah berat sesungguhnya tersebut. Hal ini berlaku sebaliknya untuk berat volume apabila nilai prhitungannyalebih besar daripada berat sesungguhnya.

Contoh Pengiriman Barang Via Udara DHL :

Berat sesungguhnya 25 kg dan berat volumenya 45 cm x 60 cm x 60 cm : 5000 = 32,40 kg. Karena berat volumenya lebih besar maka biaya yang akan ditagihkan oleh jasa ekspedisi adalah 32,40 kg x Tarif pengiriman.

Demikian penjelasan mengenai cara perhitungan berat dalam lingkup pengiriman barang, semoga memberikan tambahan pengetahuan bagi semua orang yang akan melakukan kegiatan kirim-mengirim barang, baik pengiriman barang domestik, mupun internasional.

Sumber : RESPATINDO

Komentar

TERPOPULAR

Celengan Kaleng Buka Tutup Berkarakter Costum

GUDANG CELENGAN KALENG DAN SOUVENIR BERKARAKTER ARWANAJAYA KREASI

Celengan Kaleng Buka Tutup Polos